Psikolog Unair Beri Cara Mengatasi Anak Yang Kecanduan Gadget

Sementara untuk anak yang lebih dewasa dari itu biasanya tidak lebih dari tiga jam. Agar tidak kecanduan, Mama bisa membatasi penggunaannya dengan tidak memberikan akses pada anak sepenuhnya. Tunggulah sampai ia meminta, dan ambil kembali gadget darinya ketika waktu yang sudah dijadwalkan selesai. Jika dibiarkan, nantinya ini akan menganggu kesehatan anak, Ma! Mulai dari kesehatan fisik, bahkan kesehatan mental akan dialami anak jika terus menerus menatap gadget.

Cara agar anak tidak kecanduan gadget

Kalaupun sedang di luar, justru bersikeras meminta pulang agar bisa bermain recreation atau menonton YouTube di rumah. Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi.

Pada dasarnya anak biasanya selangkah lebih maju dari orang tuanya dalam hal perkembangan teknologi saat ini. Untuk mensiasati hal itu kita sebagai orang tua nggak harus menjadi ahli teknologi dulu kok agar anak tidak gaptek. Cukup berikan saja kepercayaan pada anak, serta jadilah teman yang baik untuk anak. Biasanya anak akan menceritakan semua kejadian yang dialami saat bersosmed.

Bermain di luar ruanganakan membantunya belajar bermain dengan anak-anak lainnya. Pada saat yang sama, hal tersebut juga membantunya membangun keterampilan motorik kasarnya ketika mereka berlari mengitari tanah dan menikmati beberapa permainan di luar ruangan. Sisihkan ponsel, tablet, dan laptop computer Bunda selama beberapa jam setiap harinya. Tak jauh berbeda dengan swatting, crime juga dilakukan dengan menyebarluaskan informasi seperti alamat dengan memanipulasi orang.

Anak ini kemudian dikontrol oleh orang-orang yang tidak dikenal untuk melakukan suatu tindakan,” tutur Agus. Di saat anak anak inigin bermain namun tidak adanya alat untuk bermain maka gadget lah yang mereka jadikan sebagai alat bermain. Arus informasi, game, medsos, berbagai aplikasi dan keriuhan di dalamnya, tentunya sangat menyenangkan bagi anak-anak namun berakibat buruk dari kegilaan sampai kematian. Sebagai orang tua, sudah menjadi tanggung jawab Anda untuk mengajari anak-anak Anda cara yang benar dalam menggunakan teknologi, terutama smartphone.

Ramod