Cara Mengatasi Kecanduan Gagdet Pada Anak

Jangan sampai kamu langsung melepaskan anak dari gadget dan memaksanya untuk bermain di luar. Banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa anak-anak banyak belajar dengan cara menirukan situasi di sekitarnya. Jika anak sering melihat orang tua sibuk bermain gadget di rumah, besar kemungkinan anak juga akan tumbuh dengan kebiasaan yang sama. Sediakan alternatif permainan pengganti, sehingga anak lebih menikmati aktivitas itu, daripada sekadar bermain gadget.

Simpan ponsel dan gadget lainnya agar anak-anak tidak mudah mengaksesnya sesuka hati, Bun. Selain itu, mereka pun mengetahui kapan waktu menggunakannya yang diperbolehkan. Apalagi jika anak tinggal bersama pengasuh, maka mainan sehari-hari sudah pasti gawai.

Pada artikel kali ini saya akan menulis beberapa cara mencegah anak kecanduan gadget. Memberikan gagdet kepada anak memang memiliki beberapa manfaat, namun kita sebagai orang tua harus siap dengan dampak buruk yang disebabkan olehnya. Jika terus menerus dibiarkan menggunakan gagdet dalam waktu yang lama, dapat membuat anak menjadi kecanduan. Coba kurangi dari yang biasanya eight jam sehari, menjadi 6 jam sehari selama satu minggu, kurangi lagi menjadi 4 jam di minggu berikutnya, demikian seterusnya.

Dokter akan memberikan cara terbaik untuk membantu menenangkan anak dan mengurangi kecanduannya terhadap gawai. Jika anak sudah sampai degree kecanduan, maka mau tidak mau orang tua harus melakukan pembatasan penggunaan gadget secara lebih ketat. Termasuk untuk anak yang tidak kecanduan juga, ini perlu dilakukan. Anak membutuhkan banyak stimulasi untuk mengoptimalkan perkembangannya. Namun di saat anak sudah kecanduan gadget, maka anak akan kekurangan stimulasi yang ia butuhkan untuk meningkatkan berbagai kemampuan yang seharusnya sudah ia pelajari sejak dini. Sebagai dampaknya, perkembangan anak pun jadi terhambat, seperti kemampuannya dalam berkomunikasi, motorik, kognitif, hingga sosial.

Asalkan batasan tetap harus diberikan,” tegas Firesta dalam konferensi pers dan gentle launching recreation edukasi “Game Anak Sholeh”, Rabu (20/9). 16.000 pound atau sekitar 300 juta rupiah lebih merupakan biaya ”digital detox” selama 28 hari yang harus dibayar orangtua di Inggris saat anak-anaknya mengalami ”kecanduan” gadget. Dalam situasi dan kondisi tertentu, buat aturan, misal, tidak bermain handphone saat makan bersama. Untuk menghindari hal ini terjadi, sudah sepatutnya para orang tua dapat mengantisipasi hal ini terjadi. Bisa disimpulkan bahwa tidur yang cukup dan baik ini menjadi modal yang penting untuk kesehatan anak.

kegiatan seperti ini akan emmbuat anak senang dan belajar banyak hal yang baru. Yang terakhir kita sebagai orang tua harus tegas dalam menjalankan peraturan di rumah. Saat tidak menggunakan gadget, ajak anak kita bermain permainan yang melibatkan banyak orang.

Cara agar anak tidak kecanduan gadget

Untuk melepaskan Si Kecil dari kecanduannya terhadap gadget, Bunda juga perlu membuat aktivitas kreatif yang menyenangkan. Selain mengalihkan perhatiannya dari gawai, hal ini sekaligus dapat menstimulasi kecerdasannya. Menerapkan saat-saat bebas gadget, seperti saat makan, berkumpul bersama keluarga, mengerjakan PR, dan waktu tidur. Dr. Peter Whybrow, seorang peneliti dari UCLA, menyatakan bahwa tablet, smartphone, dan video video games tidak jauh berbeda dari narkoba dalam mempengaruhi otak manusia. Ia bahkan menyebut berbagai bentuk teknologi ini sebagai ‘kokain elektronik’ karena efeknya yang dapat menyebabkan kecanduan. Dalam kasus teknologi, ganjaran yang ditangkap otak adalah noveltyatau kebaruan.

Ramod